Minggu, 24 Maret 2013

TULISAN 3


Penyesuaian Diri dan Pertumbuhan Personal

Penyesuaian diri adalah konspe yang di deskripsikan sebagai adaptasi dan mempertahankan eksistensinya atau bisa survive dan memperoleh kesejahteraan jasmaniah dan rohaniah, serta dapat mengadakan relasi yang memuaskan dengan tuntutan sosial. Penyesuaian dapat juga diartikan sebagai konformitas, sehingga bisa mengatasi segala macam konflik, kesulitan, dan frustrasi-frustrasi secara efisien.
Penyesuaian diri dalam bahasa aslinya dikenal dengan istilah adjustment atau personal adjustment. Schneiders berpendapat bahwa penyesuaian diri dapat ditinjau dari tiga sudut pandang, yaitu: penyesuaian diri sebagai adaptasi (adaptation), penyesuaian diri sebagai bentuk konformitas (conformity), dan penyesuaian diri sebagai usaha penguasaan (mastery).
Pada mulanya penyesuaian diri diartikan sama dengan adaptasi (adaptation), padahal adaptasi ini pada umumnya lebih mengarah pada penyesuaian diri dalam arti fisik, fisiologis, atau biologis. Misalnya, seseorang yang pindah tempat dari daerah panas ke daerah dingin harus beradaptasi dengan iklim yang berlaku di daerah dingin tersebut.
Ada juga penyesuaian diri diartikan sama dengan penyesuaian yang mencakup konformitas terhadap suatu norma. Pemaknaan penyesuaian diri seperti ini pun terlalu banyak membawa akibat lain.
Dengan memaknai penyesuaian diri sebagai usaha konformitas, menyiratkan bahwa di sana individu seakan-akan mendapattekanan kuat untuk harus selalu mampu menghindarkan diri dari penyimpangan perilaku, baiksecara moral, sosial, maupun emosional.
Sudut pandang berikutnya adalah bahwapenyesuaian diridimaknai sebagai usaha penguasaan (mastery), yaitu kemampuan untuk merencanakan dan mengorganisasikan respons dalam cara-cara tertentu sehingga konflik-konflik, kesulitan, dan frustrasi tidak terjadi.
Penyesuaian diri yang dilakukan oleh seseorang akan berdampak juga pada pertumbuhan personalnya. Jika seseorang dapat menyesuaikan diri dengan baik di lingkungan sekitarnya apalagi di lingkungan baru, maka pertumbuhan personalnya juga akan mengalami peningkatan. 
Sekarang, apa itu pertumbuhan personal? Pertumbuhan adalah proses yang mencakup pertambahan dalam jumlah dan ukuran, keluasan dan kedalaman. Prof. Gessel mengatakan, bahwa pertumbuhan pribadi manusia adalah proses yang terus-menerus. Semua pertumbuhan terjadi berdasarkan pertumbuhan yang terjadi sebelumnya.
Carl Rogera (1961) menyebutkan 3 aspek yang memfasilitasi pertumbuhan personal dalam suatu hubungan :
        1. Keikhlasan kemampuan untuk menyadari perasaan sendiri, atau menyadari kenyataan.
        2.  Menghormati keterpisahan dari orang lain tanpa kecuali, dan  
        3.  Keinginan yang terus menerus untuk memahami atau berempati terhadap orang lain. 

Factor yang mempebgaruhi pertumbuhan personal ;
1.            Faktor biologis
Karakteristik anggota tubuh yang berbeda setiap orang, kepribadian, atau warisan biologis yang sangat kental.
2.             Faktor geografis
Faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorangdan nantinya akan menentukan baik atau tidaknya pertumbuhan personal seseorang.
3.            Faktor budaya
Tidak di pungkiri kebudayaan juga berpengaruh penting dalam kepribadian seseorang, tetapi bukan berarti setiap orang dengan kebudayaan yang sama memiliki kepribadian yang sama juga.

Selain itu, ada satu hal yang tidak kalah penting berkaitan dengan penyesuaian diri dan pertumbuhan personal adalah komunikasi. Dengan kemampuan komunikasi yang baik maka penyesuaian diri dan pertumbuhan personal seseorang juga akan berjalan baik.

Sumber : Semium, yustinus.2006.kesehatan mental 1.kanisius:Jakarta
Christensen.j.paula.2009.proses keperawatan.buku kedokteran EGC : Jakarta

TULISAN 2


Teori Kepribadian Sehat

Kepribadian adalah kata yang begitu umum dipakai di dunia Psikologi, kepribadian seseorang bisa dinilai dari kemampuannya memperoleh reaksi-reaksi dari berbagai orang dalam berbagai keadaan. Untuk definisi kepribadian hampir bisa dikatakan tidak ada suatu kesepakatan definisi dari keseluruhan pandangan yang pernah dilontarkan. Menurut allport (1937) ia menemukan bahwa ada hampir 50 definisi berbeda yang digolongkannya kedalam sejumlah kategori. Allport sendiri memandang “kepribadian merupakan apa orang itu sesungguhnya”.
Sehat merupakan bagian dari harta manusia yang tak ternilai harganya. Sehat merupakan anugerah dari Sang Maha Pencipta untuk makhluk hidup melakukan perbuatan mulia sehingga sehat dapat di pandang indah untuk selalu disandang oleh individu yang sadar akan hal tersebut.

3 mazhab dalam psikologi

Aliran Psikoanalisa 

Psikoanalisis adalah cabang ilmu yang dikembangkan oleh Sigmund Freud dan para pengikutnya, sebagai studi fungsi dan perilaku psikologis manusia.
Aliran psikoanalisa melihat manusia dari sisi negatif, alam bawah sadar (id, ego, super ego), mimpi dan masa lalu. Aliran ini mengabaikan Potensi yang dimiliki oleh manusia. Manusia pada dasarnya ditentukan oleh energi psikis dan pengalaman-pengalaman dini.

Kepribadian Sehat Psikoanalisa:
·         Menurut freud kepribadian yang sehat yaitu jika individu bergerak menurut    pola perkembangan yang ilmiah.
·         Kemampuan dalam mengatasi tekanan dan kecemasan, dengan belajar
·         Mental yang sehat ialah seimbangnya fungsi dari superego terhadap id dan ego
·         Tidak mengalami gangguan dan penyimpangan pada mentalnya
·         Dapat menyesuaikan keadaan ddengan berbagai dorongan dan keinginan
Dalam aliran Psikoanalisa ini bisa dibilang manusia adalah korban tekanan biologis dan konflik masa kanak-kanak. Aliran ini melihat dari sisi negative individu, alam bawah sadar (id,ego,superego) mimpi dan masa lalu.
Teori psikologi Freud didasari pada keyakinan bahwa dalam diri manusia terdapat suatu energi psikis yang sangat dinamis. Energi psikis inilah yang mendorong individu untuk bertingkah laku. Menurut psikoanalisis, energi psikis itu berasumsi pada fungsi psikis yang berbeda yaitu: Id, Ego dan Super Ego.
- Id merupakan bagian palung primitif dalam kepribadian, dan dari sinilah nanti ego dan Super Ego berkembang. Dorongan dalam Id selalu ingin dipuaskan dan menghindari yang tidak menyenangkan.
- Ego merupakan bagian “eksekutif” dari kepribadian, ia berfungsi secara rasional berdasakan prinsip kenyataan. Berusaha memenuhi kebutuhan Id secara realistis,yaitu dimana Ego berfungsi untuk menyaring dorongan-dorongan yang ingin dipuaskan oleh Id berdasarkan kenyataan.
- Super Ego merupakan gambaran internalisasi nilai moral masyarakat yang diajarkan orang tua dan lingkungan seseorang. Pada dasarnya Super Ego merupakan hati nurani seseorang dimana berfungsi sebagai penilai apakah sesuatu itu benar atau salah. Karena itu Super Ego berorientasi pada kesempurnaan.
Pandangan kaum psikoanalisa, hanya memberi kepada kita sisi yang sakit atau kurang, ‘sisi yang pincang’ dari kodrat manusia, karna hanya berpusat pada tingkah laku yang neuritis dan psikotis.
Sigmund freud dan orang-orang yang mengikuti ajarannya mempelajari kepribadian yang terganggu secara emosional, bukan kebribadian yang sehat; atau kebribadian yang paling buruk dari kodrat manusia, bukan yang paling baik.
Jadi, aliran ini memberi gambaran pesimis tentang kodrat manusia, dan manusia dianggap sebagai korban dari tekanan-tekanan  biologis dan konflik masa kanak-kanak.
Freud mengumpamakan pikiran manusia sebagai fenomena gunung es. Bagian kecil yang tampak diatas permukaan air menggambarkan pengalaman sadar, bagian yang jauh lebih besar di bawah permukaan air yang menggambarkan ketidaksadaran aeperti impuls, ingatan. Nafsu dan hal lain yang mempengaruhi pikiran dan perilaku.
Meskipun masing-masing bagian dari kepribadian total ini mempunyai fungsi,sifat,komponen,prinsip kerja,dinamisme,dan mekanismenya sendiri,namun mereka berinteraksi begitu erat satu sama lain sehingga sulit(tidak mungkin)untuk memisah-misahkan pengaruhnya dan menilai sumbangan relatifnya terhadap tingkah laku manusia.Tingkah laku hampir selalu merupakan produk dari interaksi diantara ketiga sistem tersebut,jarang salah satu sistem berjalan terlepas dari kedua sistem lainnya.

Aliran Behavioristik

Behaviorisme juga disebut psikologi S – R (stimulus dan respon). Behaviorisme menolak bahwa pikiran merupakan subjek psikologi dan bersikeras bahwa psokologi memiliki batas pada studi tentang perilaku dari kegiatan-kegiatan manusia dan binatang yang dapat diamati. Teori Behaviorisme sendiri pertama kali diperkenalkan oleh John B. Watson (1879-1958)

Aliran behaviorisme mempunyai 3 ciri penting.
      1. Menekankan pada respon-respon yang dikondisikan sebagai elemen dari perilaku
      2. Menekankan pada perilaku yang dipelajari dari pada perilaku yang tidak dipelajari. Behaviorisme menolak kecenderungan pada perilaku yang bersifat bawaan.
     3.  Memfokuskan pada perilaku binatang. Menurutnya, tidak ada perbedaan alami antara perilaku manusia dan perilaku binatang. Kita dapat belajar banyak tentang perilaku kita sendiri dari studi tentang apa yang dilakukan binatang.
Menurut penganut aliran ini perilaku selalu dimulai dengan adanya rangsangan yaitu berupa stimulus dan diikuti oleh suatu reaksi beupa respons terhadap rangsangan itu. Salah satu penganut watson yang sangat besar masukannya untuk perkembangan behaviorisme adalah B.F. Skinner. Aliran ini memandang manusia seperti mesin yang dapat dikendalikan perilakunya lewat suatu pengkondisian. Ini menganggap manusia yang meberikan respon positif yang berasal dari luar. Dalam aliran ini manusia di anggap tidak memiliki sikap diri sendiri.
Jadi menurut Behaviorisme manusia dianggap memberikan respons secara pasif terhadap stimulus-stimulus dari luar. Kepribadian manusia sebagai suatu sistem yang bertingkah laku menurut cara yang sesuai peraturannya dan menganggap manusia tidak memiliki sikap diri sendiri.

Kepribadian yang sehat menurut behavioristik:
1. Memberikan respon terhadap faktor dari luar seperti orang lain dan lingkungannya
2. Bersifat sistematis dan bertindak dengan dipengaruhi oleh pengalaman
3. Sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal, karena manusia tidak memiliki sikap dengan bawaan sendiri
4.Menekankan pada tingkah laku yang dapat diamati dan menggunakan metode yang obyektif
Pandangan behavioristic dengan menekankan pada aspek observasi dan proses internal individu.Bagi mereka yang beraliran kognitif.Pandangan bandura dirasakan lebih lengkap dibandingkan pandangan ahli behavioristic lainnya.Oleh karena teorinya disebut teori belajar social atau modeling.Prinsipnya adalah perilaku merupakan hasil interaksi resiprokal antara pengaruh tingkah laku,kognitif dan lingkungan.Teorinya ini juga di dukung oleh percobaan eksperimental yang dapat dipertanggungjawabkan.
Singkatnya,Bandura menekankan pada proses modeling sebagai sebuah proses belajar.Bandura membuka perspektif baru dalam aliran behavioristic dengan menekankan pada aspek observasi dan proses internal individu.Bagi mereka yang beraliran kognitif,pandangan Bandura ini dirasakan lebih lengkap disbandingkan pandangan ahli behavioristic lainnya.
Teori utama dari Albert Bnadura adalah observational learning atau modeling adalah factor penting dalam proses belajar manusia

Aliran Humanistik

Aliran ini berkembang pada tahun 1950. Humanistik merasa tidak puas dengan behaviori maupun dengan aliran psikoanalisis. Aliran humanistik ini mengarahkan perhatiannya pada humanisasi yang menekankan keunikan manusia. Psikologi Humanistik manusia adalah makhluk kreatif,yang di kendalikan oleh nilai-nilai dan pada pilihan-pilihan sendiri bukan pada kekuatan-kekuatan ketidaksadaran.

Kepribadian yang sehat menurut humanistik, perilaku yang mengarah pada aktualisasi diri:
1) Menjalani hidup seperti seorang anak, dengan penyerapan dan konsentrasi sepenuhnya.
2) Mencoba hal-hal baru ketimbang bertahan pada cara-cara yang aman dan tidak berbahaya.
3) Lebih memperhatikan perasaan diri dalam mengevaluasi pengalaman ketimbang suara tradisi, otoritas,  atau mayoritas.
4) Jujur ; menghindari kepura-puraan dalam “bersandiwara”.
5) Siap menjadi orang yang tidak popular bila mempunyai pandangan sebagian besar orang.
6) Memikul tanggung jawab.
7) Bekerja keras untuk apa saja yang ingin dilakukan.
8) Mencoba mengidentifikasi pertahanan diri dan memiliki keberanian untuk menghentikannya.

Sumber : 1. Schultz, Duane. 1991. Psikologi Pertumbuhan Model-model Kepribadian Sehat. Yogyakarta : Kanisius
2. Riyanti, Dwi B.P., Prabowo, Hendro. (1998). Seri diktat kuliah psikologi umum 2.Depok: Universitas Gunadarma.
3. Puspitawati, I. Dwi Riyanti, Hendro Prabowo.(1996). Seri Diktat Kuliah Psikologi Umum I. Jakarta. Gunadarma
4. Sarwono, Sarlito W. (2010). Pengantar psikologi umum. Jakarta:Rajawali Pers.

TULISAN 1


Konsep Sehat

Kesehatan adalah salah satu konsep yang sering digunakan namun sukar untuk dijelaskan artinya. Factor yang berbeda menyebabkan sukarnya mengidentifikasikan kesehatan, kesakitan dan penyakit (Gochman, 1988; De Clercq, 1993).
Sedangkan menurut “World Health Organization” pada tahun 1947, kesehatan diartkan sebagai :
“… keadaan (status) sehat utuh secara fisik, mental (rohani) dan social, dan bukan hanya suatu keadaan yang bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan…”
Itu adalah beberapa konsep sehat dari beberapa sumber yang saya dapatkan, namun kalau menurut saya sendiri konsep sehat adalah keadaan dimana fisik dan mental seseorang dapat bekerja dengan normal sesuai dengan fungsinya masing-masing sehingga kita dapat menikmati hidup.

Sumber : Smet,Bart. 1994. Psikologi Kesehatan. JKT. PT.Grasindo

SejarahKesehatan Mental

Secara umum secara historis kajian kesehatan mental terbagi dalam dua periode yatitu periode ilmiah dan periode pra-ilmiah.

     1.    Periode Pra-Ilmiah (Primitif)

    Sejak zaman dulu sikap terhadap gangguan kepribadian atau mental sudah muncul dalam konsep primitive animeisme, ada kepercayaan bahwa dunia di kuasai oleh roh-roh atau dewa-dewa. Orang ada zama dulu percaya bahwa angin bertiup, ombang mengalun, batu berguling dan pohon tumbuh karena adanya pengaruh rih yang tinggal di dalamnya. Dan orang yunani percaya bahwa gangguan mental dapat terjadi karena kemarahan dewa dan membawa pergi jiwanya. Dan untuk menghindari kemarahan dewa mereka melakukan sesaji dengan mantra dan diadakannya korban (tumbal).

Perubahan sikap terhadap tradisi animism terjadi pada zaman Hipocrates (460-467). Dia dan pengikutnya mengembangkan pandangan revolusioner dalam pengobatan seperti pendekatan naturalism ( aliran yang berpendapat kalau gangguan mental atau fisik adalah akibat dari alam). Dan Hipocrates menolak adanya pengaruh dari roh, dewa, setan atau hantu. Kemudia ide naturalistic ini dikembangkan oleh Galen, seorang tabib dalam pembedahan hewan.

Selanjutnya pendekatan naturalistic tidak dipergunakan lagi di kalangan orang-orang Kristen. Seorag dokter dari prancis, Phillipe Pinel (1745-1826) menggunakan filsafat politik dan social untuk memecahkan masalah penyakit mental. Setelah ia terpilih menjadi kepala Rumah Sakit Bicetre di Paris, pasien yang maniac atau memiliki penyakit mental di rantai, diikat di tembok dan di tempat tidur. Pasien yang telah dirantai kurang lebih selama 20 tahun dan dipandang sangat berbahaya jika dibawa berjalan-jalan di sekitar rumah sakit, akhirnya diantara mereka banyak yang berhasil dan tidak menunjukan lagi kecenderungan untuk melukai atau merusak dirinya sendiri.

     2.    Periode Ilmiah (Modern)

Perubahan yang sangat berarti dalam sikap dan era pengobatan ganguan mental, yaitu dari irrasional dan tradisional ke sikap dan cara yang rasional dan ilmiah. Itu terjadi pada saat berkembangnya psikologi abnormal dan psikiatri di Amerika Serikat pada tahun 1738. Pada saat itu Benyamin Rush (1745-1813) sedang menjadi anggota staff medis di rumah sakit Penisylvania. Di rumah sakit terdapat 24 pasien yang dianggap mengidap sakit ingatan atau orang gila yang disebut lunaties. Pada saat itu masih sedikit sekali ilmu tentang penyakit kegilaan dan kurangnya pengetahuan untuk menyembuhkannya. Akibatnya seluruh pasien dikurung di dalam sel yang saluran ventilasinya sangat kurang dan sekali-sekali mereka diguyur menggunakan air.

Rush memberikan usaha yang sangat berguna untuk memahami orang-orang yang mengalami gangguan mental tersebut dengan memberikan motivasi untuk mau bekerja, rekreasi dan mencari kesenangan.

Perkembangan abnormal dan psikiatri ini memberikan pengaruh kepada lahirnya mental hygiene yang berkembang menjadi suatu body of knowledge bersamaan dengan gerakan-gerakan yang teroganisir. Perkembangan kesehatan mental juga dipengaruhi oleh gagasan, pemikiran dan inspirasi para ahli, terutama dari dua tokoh perintis, yaitu Dorothea Lynde Dix dan Clifford Whittingham Beers. Kedua tokoh tersebut banyak mendedikasikan hidupnya dalam bidang pencegahan gangguan mental dan pertolongan bagi orang-orang miskin dan lemah. Usaha dari Dorothea Lynde Dix mula-mula diarahkan pada para penderita gangguan mental di rumah sakit. Kemudian diperluas kepada para penderita gangguan mental yang dikurung di rumah-rumah penjara. Dalam pekerjaan Dix ini merupakan faktorpenting dalam membangun kesadaran masyarakat umum untuk memperhatikan kebutuhan para penderita gangguan mental.

Pada tahun 1909 gerakan kesehatan mental secara formal mulai muncul. Beers meyakini bahwa penyakit atau gangguan mental dpat dicegah atau disembunyikan. Kemudian ia merancang suatu program yang bersifat nasional tujuan (Langgulung, 1986: 23) :
1.      Mereformasi program perawatan dan pengobatan terhadap orang-orang pengidap penyakit jiwa
2.      Melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat agar mereka memiliki pemahaman dan sikap yang positif terhadap para pasien yang mengidap gangguan atau penyakit jiwa
3.      Mendorong dilakukannya berbagai penelitian tentang kasus-kasus dan pengobatan gangguan mental
4.      Mengembangkan praktik-praktik untuk mencegah gangguan mental

Ternyata program Beers ini mendapat respon yang positif dari kalangan masyarakat  teritama kalangan para ahli, seperti William James dan seorng Psikiatris ternama, yaitu Adolf Mayer. Kemudian Adolf Mayer memberikan nama pada gerakan tersebut adalah mental hygiene. Lalu pada tanggal 19 Februari 1909 didirikanlah National Comitye Siciety for Mental Hygiene; disini Beers diangkat menjadi sekertarisnya. Organisasi ini bertujuan untuk :
1.      Melindungi kesehatan mental masyarakat
2.      Menyusun standar perawatan para pengidap gangguan mental
3.      Meningkatkan studi tentang gangguan mental dalam segala bentuknya dan berbagai aspek yang terkait didalamnya
4.      Menyebarkan pengetahuan tentang kasus gangguan mental, pencegahan dan pengobatannya
5.      Mengkoordinasikan lembaga-lembaga perawatan yang ada.

Gerakan kesehatan mental terus berkembang, sehingga pada tahun 1075 di Amerika Serikat terdapat lebih dari seribu tempat perkumpulan kesehatan mental. Dibe;ahan dunia lainnya, gerakan ini dikembangkan melalui Worl Federation for Mental Health dan Worl Health Organization.

Sumber : Rochman, Kholil lur. 2010. Kesehatan Mental. Yogyakarta: Fajar Media Press

Pendekatan Kesehatan Mental

Orientasi Klasik

Orientasi klasik yang umumnya digunakan dalam kedokteran termasuk psikiatri mengartikan sehat sebagai kondisi tanpa keluhan, baik fisik maupun mental. Orang yang sehat adalah orang yang tidak mempunyai keluhan tentang keadaan fisik dan mentalnya. Sehat fisik artinya tidak ada keluhan fisik. Sedang sehat mental artinya tidak ada keluhan mental. Dalam ranah psikologi, pengertian sehat seperti ini banyak menimbulkan masalah ketika kita berurusan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa yang gejalanya adalah kehilangan kontak dengan realitas. Orang-orang seperti itu tidak merasa ada keluhan dengan dirinya meski hilang kesadaran dan tak mampu mengurus dirinya secara layak. Pengertian sehat mental dari orientasi klasik kurang memadai untuk digunakan dalam konteks psikologi. Mengatasi kekurangan itu dikembangkan pengertian baru dari kata ‘sehat’. Sehat atau tidaknya seseorang secara mental belakangan ini lebih ditentukan oleh kemampuan penyesuaian diri terhadap lingkungan. Orang yang memiliki kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungannya dapat digolongkan sehat mental. Sebaliknya orang yang tidak dapat menyesuaikan diri digolongkan sebagai tidak sehat mental.

 Orientasi Penyesuaian Diri

Dengan menggunakan orientasi penyesuaian diri, pengertian sehat mental tidak dapat dilepaskan dari konteks lingkungan tempat individu hidup. Oleh karena kaitannya dengan standar norma lingkungan terutama norma sosial dan budaya, kita tidak dapat menentukan sehat atau tidaknya mental seseorang dari kondisi kejiwaannya semata. Ukuran sehat mental didasarkan juga pada hubungan antara individu dengan lingkungannya. Seseorang yang dalam masyarakat tertentu digolongkan tidak sehat atau sakit mental bisa jadi dianggap sangat sehat mental dalam masyarakat lain. Artinya batasan sehat atau sakit mental bukan sesuatu yang absolut. Berkaitan dengan relativitas batasan sehat mental, ada gejala lain yang juga perlu dipertimbangkan. Kita sering melihat seseorang yang menampilkan perilaku yang diterima oleh lingkungan pada satu waktu dan menampilkan perilaku yang bertentangan dengan norma lingkungan di waktu lain. Misalnya ia melakukan agresi yang berakibat kerugian fisik pada orang lain pada saat suasana hatinya tidak enak tetapi sangat dermawan pada saat suasana hatinya sedang enak. Dapat dikatakan bahwa orang itu sehat mental pada waktu tertentu dan tidak sehat mental pada waktu lain. Lalu secara keseluruhan bagaimana kita menilainya? Sehatkah mentalnya? Atau sakit? Orang itu tidak dapat dinilai sebagai sehat mental dan tidak sehat mental sekaligus.
Dengan contoh di atas dapat kita pahami bahwa tidak ada garis yang tegas dan universal yang membedakan orang sehat mental dari orang sakit mental. Oleh karenanya kita tidak dapat begitu saja memberikan cap ‘sehat mental’ atau ‘tidak sehat mental’ pada seseorang. Sehat atau sakit mental bukan dua hal yang secara tegas terpisah. Sehat atau tidak sehat mental berada dalam satu garis dengan derajat yang berbeda. Artinya kita hanya dapat menentukan derajat sehat atau tidaknya seseorang. Dengan kata lain kita hanya bicara soal ‘kesehatan mental’ jika kita berangkat dari pandangan bahwa pada umumnya manusia adalah makhluk sehat mental, atau ‘ketidak-sehatan mental’ jika kita memandang pada umumnya manusia adalah makhluk tidak sehat mental. Berdasarkan orientasi penyesuaian diri, kesehatan mental perlu dipahami sebagai kondisi kepribadian seseorang secara keseluruhan. Penentuan derajat kesehatan mental seseorang bukan hanya berdasarkan jiwanya tetapi juga berkaitan dengan proses pertumbuhan dan perkembangan seseorang dalam lingkungannya.

Orientasi Pengembangan Potensi

Seseorang dikatakan mencapai taraf kesehatan jiwa, bila ia mendapat  kesempatan untuk mengembangkan potensialitasnya menuju kedewasaan, ia bisa dihargai oleh orang lain dan dirinya sendiri. Dalam psiko-terapi (Perawatan Jiwa) ternyata yang menjadi pengendali utama dalam setiap tindakan dan perbuatan seseorang bukanlah akal pikiran semata-mata, akan tetapi yang lebih penting dan kadang-kadang sangat menentukan adalah perasaan. Telah terbukti bahwa tidak selamanya perasaan tunduk kepada pikiran, bahkan sering terjadi sebaliknya, pikiran tunduk kepada perasaan. Dapat dikatakan bahwa keharmonisan antara pikiran dan perasaanlah yang membuat tindakan seseorang tampak matang dan wajar.
Sehingga dapat dikatakan bahwa tujuan Hygiene mental atau kesehatan mental adalah mencegah timbulnya gangguan mental dan gangguan emosi, mengurangi atau menyembuhkan penyakit jiwa serta memajukan jiwa. Menjaga hubungan sosial akan dapat mewujudkan tercapainya tujuan masyarakat membawa kepada tercapainya tujuan-tujuan perseorangan sekaligus. Kita tidak dapat menganggap bahwa kesehatan mental hanya
sekedar usaha untuk mencapai kebahagiaan masyarakat, karena kebahagiaan masyarakat itu tidak akan menimbulkan kebahagiaan dan kemampuan individu secara otomatis, kecuali jika kita masukkan dalam pertimbangan kita, kurang bahagia dan kurang menyentuh aspek individu, dengan sendirinya akan mengurangi kebahagiaan dan kemampuan sosial.


Sabtu, 09 Februari 2013

just for share

gw jadi keinget pernah ada temen gw yang bilang katanya "jadilah seperti batu permata jangan seperti batu kali" trus maksudnya itu kita jadi manusia sebaiknya makin lama makin bersinar misalnya bersinar dalam bidang prestasi akademik ataupun non akademik, bisa juga bersinar dalam hal attitude ataupun hal lainnya seperti batu permata yang semakin lama diasah semakin bersinah dan mempunyai harga niali yang tinggi, jangan seperti batu kali yang makin lama makin terpendam dan makin tenggelam :)

dan jadilah teman sejati ataupun sahabat sejati. kita jangan hanya mau berteman saat teman lagi senang saja, tapi saat teman kita sedang mengalami kesulitan kita tetap harus ada di sisi dia, dan justru pada saat itu lah kita bisa merasakan mana teman yang memang benar-benar ingin berteman dengan kita ataupun teman yang hanya ingin berbagi senang dengan kita. tapi ada juga loh tipe teman yang hanya ingin berteman jika dia bisa mengambil keuntungan bagi dirinya. tapi ya sebaiknya kita berteman memang dengan niat yang tulus karena ingin berteman soalnya apapun yang dilandasi dengan niat yang baiknya insyaallah hasilnya pun akan baik, gitu juga dengan berteman kalau kita dari awal memang berniat berteman dengan niat yang baik dan tulus insyaallah dapet temen yang memang tulus ingin berteman dengan kita, dan bisa juga sebaliknya jika kita berteman karena suatu niat yang terselubung bisa aja nanti kita dapet teman yang ga benar-benar berniat tulus ingin berteman dengan kita kan ? hehee hanya sekedar berteori sedikit :p
dan memang yang namanya teman ga selalu benar, yah namanya juga manusia kan mana ada manusia yang sempurna, sehebat-hebatnya manusia dia pasti pernah melakukan kesalahan. tapi saat teman kita melakukan kesalahan jangan kita malah meninggalkan dia, justru kita harus merangkul dia dan membawanya kembali ke jalan yang benar. ataupun bisa juga saat kita merasa ada yang salah kita bicarakan masalah itu dengan teman kita secara baik-baik siapa tau sebenarnya bukan teman kita yang salah tapi ternyata malah diri kita sendiri. maka dari itu sebaiknya jangan kita langsung menjugde orang sembarangankita lihat dulu segala sesuatunya dari akar-akarnya, lalu kita musyawarahkan jika memang ada sesuatu yang tidak sejalan dan cari jalan keluarnya bersama-sama dan jangan malah langsung menyimpulkan atau mengambil kesimpulan sendiri.

sebagai manusia pun kita jangan pernah memandang rendah seseorang karena dengan kita memandang rendah seseorang itu menunjukan kalau kita pun sebenarnya orang yang rendah dan tidak ingin sendiri, makanya mencari-cari teman dengan cara memandang rendah orang lain (ya kan?!)
sebagai manusia juga kita jangan pernah merasa redah diri jika kita merasa bahwa diri kita tidak cantik ataupun ganteng. karena yang namanya cantik atau ganteng itu tidaklah melulu hanya dinilai dari fisik saja dan itu bersifat relatif, tapi juga dari hati. buat apa jika memiliki wajah yang cantik atau ganteng tetapi hatinya tidak secantik dan seganteng wajahnya. lagipula yang namanya kecantikan dan kegantengan wajah tidaklah bersifat abadi, itu hanya bersifat sementara namun jika kecantikan hati itu bersifat permanen. lebih baik kita memiliki keantikan hati yang permanen dari pada kecantikan wajah yang temporary, karena orang yang memiliki kecantikan hati umumnya akan lebih banyak disenangi olrah orang lain dan orang lain pun umumnya akan lebih nyaman bersama dengan orang yang memiliki kecantikan hati dari pada bersama dengan orang yang memiliki kecantikan wajah tetapi tidak memiliki kecantikan hati.

ini hanya sekedar membagi pendapat saya saja,bukan maksud hati menjudge. siapa saja boleh memberikan pendapat bukan ? hahhaa
damai :D

Selasa, 27 November 2012

Penggunaan Internet dalam Ilmu Psikologi


Internet memiliki arti yang cukup luas dimana kata internet itu sendiri merupakan singkatan kata dari interconnection-networking, bila dijabarkan secara sistem global maka internet merupakan jaringan komputer diseluruh penjuru dunia yang saling terhubung satu sama lain dengan menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) sehingga antara komputer dapat saling mengakses informasi dan bertukar data. Internet mencangkup segala sesuatu secara luas baik itu komputerisasi maupun telekomunikasi. Sedangkan Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dan proses mental. Psikologi merupakan cabang ilmu yang masih muda.Sebab, pada awalnya psikologi merupakan bagian dari ilmu filsafat tentang jiwa manusia. Menurut plato dalam buku Psikologi Umum oleh Kartini Kartono pada tahun 1996, psikologi berarti ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat, hakikat, dan hidup jiwa manusia (psyche = jiwa ; logos = ilmu pengetahuan).
Salah satu disiplin ilmu yang menggunakan Teknologi Informasi adalah Psikologi. Memang antara Psikologi dan Informasi Teknologi memiliki kajian objek teoritis dan aspek yang berbeda mengenai hal apa yang menjadi objek ilmu mereka. Namun dalam beberapa hal keberadaan Teknologi Informasi bisa menjadi suatu ilmu yang membantu dalam upaya pengembangan ilmu dan pemaksimalan dalam aplikasi ilmu Psikologi. Seperti dengan internet kita bisa mengakses langsung situs-situs psikologi dengan mudah dan lebih cepat.Salah satu contohnya adalah e-psikologi.
E-Counseling merupakan salah satu bentuk nyata aplikasi Teknologi Informasi dalam bidang Psikologi. Internet menawarkan suatu proses psikoterapis yang menggunakan suatu media komunikasi yang baru, dimana melalui media tersebut mereka dapat memberikan intervensi psikoterapi. Itulah yang disebut dengan E-counseling atau e-mail counseling. E-mail conseling merupakan pelayanan intervensi psikologi yang dilakukan melaui Internet. Proses terapi terlebih dahulu dilakukan melaui media ini agar dapat disusun rencana dalam melakukan intervensi psikologi secara face-to-face yang akan dilakukan. Fungsi dari e-counseling adalah untuk membantu terapis dalam mengumpulkan sejumlah data yang terkait dengan kliennya, sebelum akhirnya terapis dan klien sepakat untuk bertemu secara langsung untuk melakukan proses terapis selanjutnya. Dalam aplikasinya, psikoterapi online menawarkan tantangan etika baru bagi mereka para terapis yang tertarik untuk menggunakan media ini dalam memberikan pelayanan psikologi. Perbedaan antara komunikasi berbasis teks interaktif dan komunikasiverbal in-person menciptakan tantangan etika baru yang sebelumnya tidak di temui dalam terapi face-to-face (secara langsung).
Bentuk lain dari penerapan teknologi dalam psikologi adalah program SPSS. Program ini memang dibuat untuk membantu berbagai bidang ilmu dalam mempermudah pengembangan ilmu tersebut. Psikologi pun menggunakan aplikasi ini dalam membantu mengolah data. Data yang bisa diaplikasikan dalam SPSS adalah data secara kuantitatif. Aplikasi SPSS sangat membantu bidang psikologi ketika seseorang sedang melakukan penelitian di bidang psikologi dengan metode kuantitatif. Dalam penelitian jumleh subjek yang dibutuhkan tidaklah sedikit, karena untuk memperoleh hasil yang akurat memerlukan cukup banyak subjek sebagai respondennya. Disinilah peranan SPSS sangat dibutuhkan. Data yang telah diperoleh untuk diolah bukanlah data yang sedikit dan sangat melebihi daya tampung manusia. Jika pengolahan tersebut harus dilakukan secara manual, akan terjadi kelelahan, hasil yang tidak akurat, dan akan sangat membuang energi dalam pelaksanaanya. Dengan aplikasi SPSS lah berbagai masalah yang muncul jika diolah secara manual dapat teratasi.

sumber :



Jejaring Sosial



Jejaring sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang dijalin dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll.
Analisis jaringan jejaring sosial memandang hubungan sosial sebagai simpul dan ikatan. Simpul adalah aktor individu di dalam jaringan, sedangkan ikatan adalah hubungan antar aktor tersebut. Bisa terdapat banyak jenis ikatan antar simpul. Penelitian dalam berbagai bidang akademik telah menunjukkan bahwa jaringan jejaring sosial beroperasi pada banyak tingkatan, mulai dari keluarga hingga negara, dan memegang peranan penting dalam menentukan cara memecahkan masalah, menjalankan organisasi, serta derajat keberhasilan seorang individu dalam mencapai tujuannya.
Dalam bentuk yang paling sederhana, suatu jaringan jejaring sosial adalah peta semua ikatan yang relevan antar simpul yang dikaji. Jaringan tersebut dapat pula digunakan untuk menentukan modal sosial aktor individu. Konsep ini sering digambarkan dalam diagram jaringan sosial yang mewujudkan simpul sebagai titik dan ikatan sebagai garis penghubungnya.
Situs jejaring sosial (Social network sites) merupakan sebuah web berbasis pelayanan yang memungkinkan penggunanya untuk membuat profil, melihat list pengguna yang tersedia, serta mengundang atau menerima teman untuk bergabung dalam situs tersebut. Tampilan dasar situs jejaring sosial ini menampilkan halaman profil pengguna, yang di dalamnya terdiri dari identitas diri dan foto pengguna.
Kemunculan situs jejaring sosial ini diawali dari adanya inisiatif untuk menghubungkan orang-orang dari seluruh belahan dunia. 
Situs jejaring sosial pertama, yaitu Sixdegrees.com mulai muncul pada tahun 1997. Situs ini memiliki aplikasi untuk membuat profil, menambah teman, dan mengirim pesan.  Tahun 1999 dan 2000, muncul situs sosial lunarstorm, live journal, Cyword yang berfungsi memperluas informasi secara searah. Tahun 2001, muncul Ryze.com yang berperan untuk memperbesar jejaring bisnis. Tahun 2002, muncul friendster sebagai situs anak muda pertama yang semula disediakan untuk tempat pencarian jodoh. Dalam keanjutannya, friendster ini lebih diminati anak muda untuk saling berkenalan dengan pengguna lain.Tahun 2003, muncul situs sosial interaktif lain menyusul kemunculan friendster, Flick R, You Tube, Myspace. Hingga akhir tahun 2005, friendsterdan Myspace merupakan situs jejaring sosial yang paling diminati.
Memasuki tahun 2006, penggunaan friendster dan Myspace mulai tergeser dengan adanya facebook Facebook dengan tampilan yang lebih modern memungkinkan orang untuk berkenalan dan mengakses informasi seluas-luasnya.  Tahun 2009, kemunculan Twitter ternyata menambah jumlah situs sosial bagi anak muda. Twitter menggunakan sistem mengikuti - tidak mengikuti (follow-unfollow), dimana kita dapat melihat status terbaru dari orang yang kita ikuti (follow). . Tahun 2012,muncul kembali dan menambah kembali situs jejaring sosial untuk semua usia yang bernama Ketiker. Ketiker adalah situs web yang menawarkan jejaring sosial berupa mikroblog sehingga memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan yang disebut post.

Dampak positif jejaring sosial :
1. Anak dan remaja dapat belajar mengembangkan ketrampilan teknis dan sosial yang sangat dibutuhkan di era digital seperti sekarang ini. Mereka akan belajar beradaptasi, bersosialisasi dengan publik dan mengelola jaringan pertemanan.
2. Memperluas jaringan pertemanan. Berkat situs jejaring sosial ini anak menjadi lebih mudah berteman dengan orang lain di seluruh dunia. Meskipun sebagian besar diantaranya tidak pernah mereka temui secara langsung.
3. Anak dan remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain.
4. Situs jejaring sosial membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian dan empati. Misalnya memberikan perhatian saat ada teman mereka berulang tahun, mengomentari foto, video dan status teman mereka, menjaga hubungan persahabatan meski tidak dapat bertemu secara fisik.
5. jejaring social juga dapat digunakan sebagai sarana perdagangan seperti online shop. Dan juga di gunakan sebagai tempat bertukar informasi seperti berdiskusi dan lain-lain.
6. Jejaring social juga dapat digunakan untuk pencarian orang hilang jika itu memang diperlukan.

Dampak negatif jejaring sosial :
1. Anak dan remaja menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat pemahaman bahasapun menjadi terganggu. Jika anak terlalu banyak berkomunikasi di dunia maya.
2. Situs jejaring sosial akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan di sekitar mereka, karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet. Hal ini dapat mengakibatkan menjadi kurang berempati di dunia nyata.
3. Bagi anak dan remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di situs jejaring sosial. Hal ini membuat mereka semakin sulit untuk membedakan antara berkomunikasi di situs jejaring sosial dan di dunia nyata. 
4. Situs jejaring sosial adalah lahanyang subur bagi predator untuk melakukan kejahatan. Kita tidak akan pernah tahu apakah seseorang yang baru kita dikenal anak kita di internet menggunakan jati diri yang sesungguhnya atau tidak.
5. bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab jejaring social di gunakan untuk bisnis prostitusi.
6. Karena jejaring social pula sekarang ini marak remaja yang hilang saat akan menemui teman jejaring sosialnya.

Berikut adalah manfaat jejaring sosial untuk pendidikan :
1.     Kemampuan Beradaptasi

          Dengan jejaring sosial siswa akan mampu belajar cara mengembangkan kemampuan teknis dan sosial yang dibutuhkan mereka dalam menghadapi era digital sekarang ini. Mereka akan menemukan cara beradaptasi dan bersosialisasi dengan sahabatnya di jejaring sosial, serta kemampuan memanajemen pertemanan mereka. Hal ini merupakan materi yang sulit untuk ditemukan dalam pelajaran di kelas, karena pada situs jejaring sosial mereka akan di hadapkan dengan teman-teman baru yang baru saja mereka kenal, sehingga mereka akan mencari dan belajar sendiri bagaimana cara beradaptasi dengan teman-teman baru mereka, mencoba memahami apa yang mereka bicarakan yang kemudian akan mengasah kemampuan mereka untuk belajar bersosialiasi dengan ikut serta berperan dalam suatu diskusi dijejaring sosial diantara teman-teman yang baru mereka kenal.
2.    Perluasan Jaringan Pertemanan
          Pada dasarnya ini merupakan tujuan dibuatnya jejaring sosial yang memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk memperluas jaringan pertemanannya dengan siapapun dan dari negara manapun, walaupun mereka tidak pernah bertemu sebelumnya. Dengan jejaring sosial para siswa bisa menambah jaringan pertemanannya tanpa harus bertemu langsung sehingga mereka dengan mudah menciptakan suatu komunitas yang bermanfaat bagi mereka, entah itu dalam diskusi pelajaran maupun hal-hal lain yang bisa memberikan kontribusi positif bagi mereka para siswa.
3.    Termotivasi
          Dengan terbentuknya komunitas pertemanan yang luas, ini akan mampu memotivasi para siswa dalam mengembangkan diri dari materi atau masukan teman-teman baru mereka yang terhubung secara online. Mereka terbentuk secara alami untuk saling berinteraksi satu sama lain sehingga besar kecilnya diskusi yang mereka lakukan akan menambah wawasan para siswa sebagai hasil umpan balik interaksi antar teman. Saling melemparkan materi satu teman terhadap teman lainnya menimbulkan sekumpulan catatan kecil yang bervariasi, inilah kekayaan materi yang hadir secara alami dari hasil pertemanan di jejaring sosial.
4.    Meningkatkan Kepedulian
          Saling sapa didalam situs jejaring sosial secara perlahan akan meningkatkan kualitas persahabatan, perhatian dan empati sesama teman yang saling terhubung secara online. Sapaan kepada teman lainnya membuat teman yang disapa merasa diperhatikan, berbagi photo, berbagi video, berbagi cerita, ini akan meningkatkan rasa kepedulian satu sama lain walaupun mereka tidak pernah bertemu secara nyata. Bentuk-bentuk perhatian seperti ini mampu mempererat tali persahabatan diantara teman dalam jejaring sosial maka secara alami mereka akan menjaga kualitas pertemanan mereka. Hal yang sederhana namun memberikan efek yang sangat baik dalam membentuk suatu komunitas yang saling menjaga persahabatan sesama teman.
          Maka oleh karena itu para orang tua,guru,atau siapa pun harus memberi bimbingan agar jejaring sosial itu digunakan dengan baik dan dengan seharusnya,itu juga dapat mencegah banyaknya penculikan melalui media jejaring sosial yang sekarang sedang banyak terjadi. Marilah kita saling bahu membahu untuk mencerdaskan 
Solusi mengatasi dampak negatif :
Solusi yang pertama kali adalah berusaha untuk membatasi diri, dimana jika kalian sudah kecanduanJejaring Sosial, maka harus membatasi waktu aksesnya, mulai kurangi bermain game dan update status.  Mulai mencari kesibukan yang lain misal seperti bermain bersama teman-teman dalam dunia nyata, ikut organisasi maupun mengerjakan tugas kuliah.
Bagi remaja putri hendaknya dapat lebih waspada jika berkenalan dengan orang asing di Jejaring Sosial, entah itu dari teman kalian atau terlebih hanya orang yang asal ingin berkenalan.  Jangan mudah percaya akan rayuan serta kata-kata manisnya. Jangan mudah bertemu langsung kalau memang sangat ingin maka ajaklah teman-teman kalian dan jangan di tempat yang sepi.
Peran orang tua sangatlah penting, walau orang tua tidak menggunakan Jejaring Sosial, tetapi orang tua harus lebih menjaga lingkungan dan pergaulan anak-anaknya dibantu dengan sahabat-sahabat terdekatnya sehingga jika ada perilaku dari anaknya tersebut berbeda, maka orang tua harus tanggap dan mencoba menghubungi sahabat-sahabatnya agar tidak lebih berlanjut.
Indonesia sebenarnya tak kalah populer dalam menghasilkan situs jejaring sosial. Banyak situs jejaring sosial buatanprogrammer tanah air yang cukup populer dan digunakan oleh banyak orang. Di antaranya Koprol, Indoface, Digli, Fupei, dan masih banyak lainnya. Sayangnya sebagian besar pengguna internet di Indonesia enggan menggunakannya karena beberapa alasan, antara lain interaksinya sepi, fiturnya kurang lengkap, atau tidak ramah pengguna (user friendly).
Berikut sejumlah jejaring sosial yang berasal dari Indonesia yang disusun berdasar alfabetikal dan bisa Anda coba sendiri:
1.      Adandu Situs ini diluncurkan  dalam versi beta di bulan Oktober 2009. Situs web berbagi video dan layanan pengunggahan video ini menyediakan layanan gratis bagi pengguna umum dan pembuat atau penerbit video independen.
2.      AkuCintaSekolah Situs komunitas yang bertujuan untuk menjadi wadah semua orang yang pernah dan masih sekolah di Indonesia. Situs jejaring sosial ini menurut penggunanya cukup aman bagi anak sekolah. Semua data yang didapat oleh situs ini merupakan hasil survei yang langsung didata ke setiap sekolah.
3.      Catchfriend Situs ini meski sederhana, namun menyajikan halaman khusus untuk bisnis. Sayangnya jejaring ini tidak memiliki notifikasi jika ada user baru yang bergabung atau menampilkan user yang sedang online.
4.      digli Secara konsep, situs jejaring ini menggabungkan antara Facebook dengan Kaskus. Jumlah anggotanya saat ini mencapai 11.942 orang.
5.      FB.co.id Situs ini lahir dengan konsep yang hampir mirip dengan Facebook, yaitu menjaring sebanyak-banyaknyauser untuk menjadi member aktif. beberapa fitur seperti sharing album foto, video, dan blog.
6.      Fupei Friends Uniting Program Especially Indonesia, sebuah situs komunitas yang berisi jurnal persahabatan dan kreatifitas di internet, dikhususkan untuk kalangan Indonesia.
7.      Goesmart Sosial media pendidikan buatan Bandung ini diperuntukkan bagi pelajar, guru, orang tua dan alumni. Situs web berbasis multimedia interaktif ini terdapat fitur ruang diskusi, ngobrol, rapor, album alumni, book viewer, soal latihan, dan badge.
8.      Indoface Situs ini membagi anggotanya menjadi 2 macam, personal member danband member. Seorang anggota dapat membuat polling atau jajak pendapat untuk dibagikan ke anggota lainnya. 
9.      Kiber Kependekan dari Kitaberbagi.com, situs yang menjadi wadah untuk berbagi dan bersilaturahmi dengan kerabat, teman, atau relasi.  
10.  Kombes Dengan berbagai macam aplikasi untuk berintekrasi secara online seperti chat room, im chat, forum, sharing video/audio, social bookmarking yang menarik. Situs yang ber-tagline The Indonesian Social Network ini memiliki anggota 44.219 orang.
11.  Kongkoow Situs jejaring sosial bercitarasa lokal yang menyediakan fasilitas sangat lengkap seperti akun e-mail, file sharing, video streaming, danblogging. 
12.  Koprol Salah satu keunggulan Koprol adalah fitur Place Tag, yang akan menginformasikan teman di dekat lokasi anda. Karena popularitasnya, situs ini kemudian dibeli oleh Yahoo!
13.  LiLOCITY LiLO (Little Online), merupakan media berkumpul anak muda yang berkonsep virtual world society (VWS). Situs ini terhubung dengan situs jejaring Facebook.
14.  Otofriends Dengan tagline “Community Gathering, Start From Indonesia”, situs ini tergolong cepat dengan fitur komplit serta terus bertambah. Fiturnya merupakan kombinasi dari Facebook, Yahoogroups, Friendster, dan Multiply dengan mengkhususkan pada bidang otomotif.
15.  Mobinessia Tampilannya cukup simpel seperti sebuah forum online. Jejaring yang didirikan pada 2009 ini dibuat untuk sarana pertemanan berbasis ponsel dengan fitur microblogging, album photo, kronologer status, messaging, dan chat.
16.  MyPulau Situs jejaring yang dimiliki Telkomsel ini memiliki lebih dari 2.000.000 anggota. Setiap anggota bisa membuat pulau sendiri yang berisi tentang aktivitas dan profil mereka.
17.  Paseban Situs yang dikembangkan untuk memenuhi salah satu kebutuhan masyarakat luas, yaitu bersosialisasi. Situs ini muncul dengan konsep situs jejaring sosial yang berbasiskan komunitas.
18.  Ruangmuslim Situs jejaring sosial islami untuk muslim Indonesia. RuangMuslim menyediakan beragam fitur dan konten islami.
19.  Salingsapa.com Berteman dalam Dakwah, begitu tagline dari situs pertemanan bernuansa islami dan tidak ada hubungannya dengansalingsilang.com ini. Fiturnya memang lebih banyak berkaitan dengan hal-hal keagamaan. 
20.  Statusbooks Situs jejaring sosial asal indonesia yang cukup lengkap fiturnya dan menyerupai Facebook. Di situs ini Anda bisa bergabung dengan salah satu grup yang ada, mengikuti forum, membuat album foto, atau membuat blog.
21.  Temanku Situs pertemanan online ini bisa dikatakan mirip sekali dengan situs jejaring Facebook. Mulai dari halaman awal hingga cara mendaftarnya sangat mirip atau copycat dari FB.
22.  Twoo Jejaring sosial yang menyediakan sarana paling asyik untuk bertemu kenalan baru di daerah Anda. Situs pertemanan ini sepertinya cocok buat Anda yang masih berstatus jomblo.
23.  YourFriends Sama halnya dengan Temanku, situs jejaring sosial ini masih berkiblat pada Facebook. Hanya   warna dominannya saja yang dibikin berbeda, yakni hijau-putih.
24.  Zeetal Komunitas internet Indonesia yang memungkinkan Anda untuk terhubung bersama teman, keluarga, atau bahkan siapa saja di seluruh dunia.


sumber :